Minggu, 6 Desember 2009 19:19 WIB Klaten Share :

1.071 Peserta ujian CPNS Klaten mangkir

Klaten (Espos)–Sebanyak 1.071 dari 9.388 peserta ujian seleksi Calan Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Klaten mangkir dari tes terulis, Minggu (6/12).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Purwanto AC saat ditemui wartawan di sela-sela kesibukannya mengatakan, jumlah total peserta yang terdaftar sebagai peserta ujian CPNS mencapai 9.388 orang.

Berdasarkan hasil rekapitulasi data yang dilakukan seusai ujian berlangsung, jumlah peserta yang hadir mencapai 8.317 orang. Dengan demikian, terdapat sebanyak 1.071 peserta yang dinyatakan mangkir dari ujian tertulis. Jumlah peserta yang tidak hadir bevariatif. Dari 25 lokasi ujian, terdapat paling rendah 14, sementara jumlah tertinggi mencapai 84 peserta,” papar Purwanto.

Purwanto menilai, banyaknya jumlah peserta yang mangkir tersebut dikarenakan jadwalnya bersamaan dengan kota atau kabupaten lain. Kalaupun tidak bersamaan, lanjut dia, peserta yang bersangkutan sudah dinyatakan diterima sebagai PNS di kota atau kabupaten lain.

Secara garis besar, ia menilai pelaksanaan ujian CPNS di Klaten berjalan dengan lancar. Menurutnya, hingga Minggu siang, pihaknya belum menerima adanya laporan peserta yang melakukan kecurangan dalam ujian CPNS kali ini. Dalam hal ini, pihaknya sudah menerapkan aturan agar peserta tidak mengaktifkan ponsel selama pelaksanaan ujian. Selain itu, sejak pukul 06.15 WIB semua soal sudah didistribusikan ke lokasi ujian dengan pengawasan ketat dari aparat kepolisian setempat.

“Semua panitia di setiap lokasi ujian sudah memberikan laporan. Sejauh ini, pelaksanaannya cukup lancar,” papar Purwanto.
m82

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…