Sabtu, 5 Desember 2009 17:12 WIB News Share :

Kebakaran Diskotek M-City, Polisi pastikan tak ada staf KPK yang tewas

Medan–Satu korban tewas akibat kebakaran tempat hiburan M-City, Medan diduga adalah staf personel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun hal itu langsung dibantah Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Baharudin Djafar membantah jika ada staf atau personel KPK yang ikut tewas dalam kebakaran di tempat hiburan M-City.

“Tidak ada itu (anggota KPK),” kata Baharudin Djafar yang dihubungi di Medan, Sabtu (5/12).

Sampai saat ini, kata dia, pihaknya belum menemukan identitas korban berasal dari KPK atau pihak-pihak lain yang berasal Jakarta. “Sampai sekarang, kita belum menemukan identitas orang KPK atau pekerja lain dari Jakarta,” katanya.

Baharudin juga menyatakan pihaknya belum menemukan adanya warga negara asing yang tewas dalam kebakaran di tempat hiburan malam tersebut.

Sementara media lokal di Medan menyebutkan ada dua orang asing yang tewas di antaranya 20 korban tewas akibat peristiwa tersebut.

Wakil Ketua KPK, M. Jasin yang dihubungi melalui pesan singkat menyatakan tidak mengetahui secara pasti mengenai informasi yang menyebutkan adanya personel instansi pemberantas korupsi itu yang menjadi korban kebakaran di M-City.

“Kelihatannya tidak ada mas. Coba saya cek dulu,” katanya.

Sebelumnya, tempat hiburan malam M-City terbakar pada Jumat (4/12) sekitar pukul 20:00 WIB yang apinya diduga berasal dari ruang karaoke di lantai III.

Peristiwa kebakaran tempat hiburan malam yang berdekatan dengan Hotel Best Western Asean itu menyebabkan sedikitnya 20 pengunjung tempat itu meninggal dunia.

Beredar informasi di kota Medan dan sekitarnya bahwa terdapat anggota KPK yang ikut menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Anggota KPK itu disebut-sebut berada di kota Medan guna mendampingi Wakil Ketua KPK, M. Jasin yang meninjau kinerja beberapa instansi layanan masyarakat dan mengikuti seminar pemberantasan korupsi di kantor gubernur Sumut.

Berdasarkan sumber di Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi Medan diketahui 16 nama yang tewas dalam kebakaran di tempat hiburan malam yang berlokasi di persimpangan Jalan gatot Subroto dan Jalan Adam Malik Medan tersebut.

Korban-korban itu adalah Karlina, Vina Fadilah, Ema, Rudi Wijaya, Syafrizal Lubis, Syaiful Abdi, Suwandi, Isabella, Tiurma Meri Panjaitan, Sugeng dan Willy.

Kemudian empat orang lagi diketahui sebagai ajudan gubernur Sumut, M. Fauzi, tiga staf pribadi gubernur Sumut yakni Agus, Deden, M. Rizal serta seorang lurah di wilayah Medan, Budi. Sedangkan empat korban tewas lain belum diketahui identitasnya.

ant/isw

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…