Sabtu, 5 Desember 2009 19:28 WIB Solo Share :

Dua penghuni Rutan Solo terinfeksi HIV

Solo– Sebanyak dua orang penghuni Rumah Tahanan Surakarta serta seorang mantan penghuni tertular virus HIV, namun apakah mereka terinfeksi virus itu saat di luar atau di dalam rutan belum diketahui secara pasti.

Kedua penghuni rutan serta satu orang lainnya tersebut semuanya lelaki usia antara 20 hingga 30 tahun, warga biasa dan sebagai tahanan kriminal, kata dokter Rutan Surakarta Andriana, usai memberikan penyuluhan kepada penghuni Rutan Surakarta terkait acara sarasehan Hari HIV/AIDS se-Dunia, di Rutan Surakarta, Sabtu (5/12).

Namun, pihak Rutan tidak menyebut identitas ketiga warga binaannya yang terinfeksi HIV tersebut. Menurut Andriana, dari ketiga tahanan penderita HIV tersebut, satu di antaranya, sudah bebas menjalani hukuman sekitar Februari 2009.

“Keduanya selama masih di Rutan ini mendapatkan pengobatan rutin,” katanya.

Sementara menurut Kepala Rutan Surakarta Azwar, Rutan tidak akan menutupi adanya temuan beberapa warga binaan yang positif terkena HIV tersebut.

“Kami tidak menutup informasi binaannya ada yang terinfeksi HIV,” kata Azwar.

Menurut Azwar, mereka yang positif terkena HIV sudah ditangani lebih lanjut oleh konsultan rumah sakit setempat. Meskipun, kedua orang binaan rutan tertular HIV, mereka tidak diisolasi dan tetap bersama penghuni Rutan lainnya.

Menurut dia, virus yang dibawa penderita HIV agar tidak menyebar ke penghuni rutan lainnya, pihak rutan bekerja sama dengan RSUD Moewardi Solo, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Daerah Kota Surakarta, dan lsm setempat secara aktif memberikan penyuluhan.

Mereka memberikan penyuluhan kepada para penguhuni Rutan, dua kali dalam sepekan terkait rentannya penularan virus HIV di rutan.

Andriana menambahkan, penghuni rutan berisiko tinggi terkena virus HIV karena disinyalir secara sembunyi mereka mengonsumsi narkoba dengan berbagai cara dan melakukan hubungan seks sesama jenis.

Menurut Andriana, di Rutan tersebut pada 2007 juga tercatat ada dua penghuni yang teridentifikasi terjangkit virus HIV, tetapi keduanya sudah selesai menjalani hukuman.

“Kami berupaya menanggulangi penyakit ini dengan memberikan penyuluhan secara rutin kepada penghuni Rutan,” katanya.

Sementara penghuni Rutan Surakarta hingga saat ini sebanyak 556 orang napi maupun tahanan titipan dan 526 orang di antaranya pria serta sisanya wanita.

ant/isw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…