Sabtu, 5 Desember 2009 18:19 WIB Hukum,Solo Share :

Diduga depresi, warga Mojosongo nekat gantung diri

Solo (Espos)--Sarwanti, 30, warga Kismorejo RT 2/X, Mojosongo, Jebres, Solo, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya, Sabtu (5/12). Diduga Sarwanti mengalami depresi.

Informasi yang dihimpun Espos di Mapoltabes Solo, aksi nekat itu dilakukan Sarwanti dengan menggunakan seutas tali yang digantungkan di kayu gantungan baju di rumahnya.

Korban tewas kali pertama diketahui oleh ibu korban Suparti, 54. Sekitar pukul 05.30 WIB, saksi mengunjungi rumah korban. Kebetulan rumah saksi berdekatan dengan rumah korban.

Dari informasi yang ada, sepekan sebelumnya, korban sempat mengutarakan niat mengakhiri hidupnya pada suami korban, Samsul, 33. Selain itu, korban juga sempat mengalami gangguan jiwa dan masih menjalani terapi di RSJD Solo.

fid

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…