Jumat, 4 Desember 2009 10:30 WIB Ekonomi,Solo Share :

Sambut kedatangan jemaah haji, Klewer tambah stok

Solo (Espos)–Sejumlah pedagang di Pasar Klewer mulai kembali menambah pasokan barang menyambut kedatangan jemaah haji dari Arab Saudi, kendati ada prediksi penjualan tidak sebaik musim haji tahun lalu.

Salah satu pedagang perlengkapan busana muslim dan alat ibadah, Heru Budisantoso, saat ditemui Espos di lokasi usahanya, Kamis (3/12), menyampaikan penambahan pasokan barang sudah dilakukan sejak awal musim haji. Yakni saat musim keberangkatan haji.

“Dan saat ini kami menambah lagi pasokan barang. Terutama sajadah. Seberapa banyak, yang jelas bisa mencapai lima kali lipat dari rata-rata pasokan hari biasa. Tetapi, sepertinya tahun ini sepi,” tutur Heru.

Ia menyampaikan, animo pengunjung pasar tahun ini sulit diprediksi. “Kelihatannya pasar ramai, tetapi ternyata angka penjualan tidak seperti yang diharapkan.” Ia menyampaikan, jika tahun lalu peningkatan pendapatan bisa naik hingga lima kali lipat di musim haji, tahun ini diprediksi hanya berkisar tiga kali lipat saja.

Senada disampaikan salah satu pedagang kopyah dan tasbih, Sudarno. Ia menyampaikan, menjelang kepulangan jemaah haji tahun ini sudah menambah pasokan barangnya hingga sepuluh kali lipat. “Saya menambah pasokan dengan prediksi, rata-rata per hari bisa laku 100 kodi untuk kopyah dan 25 kodi hingga 50 kodi untuk tasbih per harinya.” Ia menambah pasokan barang dari pedagang besar di luar kota, seperti Tasikmalaya, Bandung, Bangil, Garut, Kebumen maupun Jawa Timur.

Menurutnya, pada musim kepulangan jemaah haji, permintaan akan mengalami kenaikan hingga 25%. Jemaah kerap membeli dengan sistem borongan.  “Pengalaman, kalau jemaah beli sekali dalam jumlah banyak, buat oleh-oleh orang satu kampung, misalnya. Tapi belum tahu untuk tahun ini. Apakah minat jemaah untuk mencari oleh-oleh di Klewer masih tinggi atau tidak, belum bisa diprediksi.”

haw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…