Kamis, 3 Desember 2009 18:19 WIB Boyolali Share :

Waspadai kerawanan pada Pilkada


Boyolali (Espos)–
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali menyelenggarakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemilu Bupati dan Wakil Bupati tahun 2010 Kabupaten Boyolali di Gedung PGRI setempat, Rabu (2/12).  Kegiatan itu di antaranya diikuti jajaran Camat, utusan partai politik (Parpol) dan Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK).

Kasat Intelkam Polres Boyolali, AKP Marsudi yang menjadi salah satu pembicara meminta kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai berbagai kerawanan selama proses pemilihan Bupati.

“Sebelum pelaksanaan Pilkada (pemilihan kepala daerah-red), berbagai kerawanan pun mengancam seperti intimidasi, praktik suap, kampanye terselubung dan terjadinya serangan Subuh atau serangan fajar,” terang Marsudi.

Menurut Marsudi, kerawanan terjadinya permasalahan juga bisa terjadi ketika agenda pemungutan suara maupun setelah pemungutan suara. Misalnya, penggelembungan suara, penghitungan suara yang dianggap tidak memuaskan dan lain-lain.

Pembicara lainnya, H Mulyanto SIP MH dari Badan Kesbangpolinmas Kabupaten Boyolali memaparkan perihal Membangun Partisipasi Masyarakat menuju Sukses Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Boyolali. Di dalam makalahnya, Mulyanto menuturkan ada beberapa tujuan partisipasi.

Yaitu, mensukseskan Pemilu Bupati dan Wabup, mewujudkan ekspresi pilihan politik seseorang, memanfaatkan kemerdekaan berpolitik, memanfaatkan anggaran biaya politik yang sebenarnya berasal dari rakyat. Selain itu, kata dia, tujuan partisipasi adalah untuk mewujudkan keinginan terjadi perbaikan dan pemenuhan kepentingan umum melalui kebijakan Pemkab sebagai produk Pemilu Bupati dan Wabup.

nad

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…