Kamis, 3 Desember 2009 16:34 WIB Haji,Boyolali Share :

Hari pertama, kedatangan jemaah haji terlambat empat jam


Boyolali (Espos)–
Seperti yang sudah diprediksikan sebelumnya oleh Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH), kedatangan jemaah haji di hari pertama mengalami keterlambatan.

Sebanyak tiga Kloter dari Jepara dan Batang mengalami keterlambatan masing-masing sekitar tiga hingga lima jam.
Sekretris PPIH, Abdul Choliq menjelaskan, keterlambatan pemulangan jemaah haji sepenuhnya berada di tangan maskapai penerbangan.

Menurutnya, hal itu sudah diprediksikan sebelumnya lantaran di saat-saat seperti ini Bandara King Abdul Aziz  Jeddah mengalami puncak kepadatan luar biasa. Sehingga, hal itu berdampak bagi pelaksanaan pemulangan jemaah haji di Indonesia. “Pemberitahuan keterlambatan pemulangan haji itu sangat singkat. Subuh tadi, kami baru dapat pemberitahuan dari maskapai penerbangan,” ujarnya kepada wartawan di Asrama Haji Donohudan, Kamis (3/12).

Menurut Choliq, dampak dari keterlambatan pemulangan haji biasanya akan terus bersusulan hingga ke Kloter lainnya. Dia mencontohkan, Kloter pertama dari Jepara yang semestinya datang di Bandara Adisoemarmo pukul 07.15 WIB ternyata mundur hingga pukul 11.15 WIB.

Konsekuensinya, jemaah haji Kloter kedua dari Jepara juga mundur hingga pukul 17.00 WIB dari jadwal sebelumnya pukul 13.00 WIB. Begitu pun Kloter tiga dari Batang yang jadwal semula pukul 15.00 WIB harus mundur sekitar 5,5 jam atau pukul 20.30 WIB.

“Prediksi kami, hari pertama hingga sepuluh hari berikutnya jadwal pemulangan haji akan mundur semua, mengingat pada tahun-tahun sebelumnya juga demikian karena kepadatan Bandara King Abdul Aziz,” terangnya.

Sementara itu, petugas PPIH Akhmad Su’aidi menjelaskan, keterlambatan kedatangan jemaah haji di tanah air tak akan berdampak serius kepada jemaah lainnya. Selain sudah tak berpengaruh pada proses ibadah haji, proses pemulangan jemaah haji di AHD juga tak terlalu banyak aktivitas yang menyita waktu.

asa

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…