Kamis, 3 Desember 2009 20:15 WIB Wonogiri Share :

Chikungunya mewabah di Wonogiri


Wonogiri (Espos)–
Masyarakat Wonogiri diminta mewaspadai tiga penyakit yang dinilai cukup membahayakan di musim pancaroba saat ini. Yakni, penyakit demam berdarah dengue (DBD), chikungunya dan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA).

Dari tiga penyakit itu, tahun ini penyakit chikungunya mewabah atau menjadi kejadian luar biasa (KLB) cukup cepat dibanding penyakit DB. Data di dinas kesehatan kabupaten (DKK) Wonogiri, hingga November, jumlah KLB chikungunya mencapai 17 kejadian dengan jumlah penderita 251 orang, sedangkan penyakit DB hanya 2 kejadian dengan jumlah penderita 343 orang.

Penegasan itu disampaikan Kepala DKK Wonogiri, dr Aug Djarot melalui Kabid Penanggulangan Penyakit Menular DKK, dr H Widodo, Kamis (3/12) di ruang kerjanya.

“Dilihat dari kuantitatif pasien memang penderita DB cukup banyak dibanding (penyakit) chikungunya, tetapi tolok ukur kami adalah KLB (kejadian luar biasa),” jelasnya.

Lebih lanjut Widodo mengatakan penyakit DBD dan chikungunya harus diwaspadai karena grafik dalam satu tahun tidak stabil atau naik turun sehingga sangat berbahaya. Pada bagian lain, Widodo mengatakan untuk penyakit kaki gajah atau filasiasi lima tahun terakhir tidak terjadi di Wonogiri.

tus

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…