Kamis, 3 Desember 2009 12:24 WIB News Share :

5 Eksekutor Nasrudin batal bersaksi di Sidang Antasari

Jakarta–Lima eksekutor pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen batal bersaksi di sidang dengan terdakwa Antasari Azhar. Mereka menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang dalam waktu bersamaan.

“5 Saksi tidak bisa dihadirkan karena mereka harus menghadiri sidang di Tangerang,” kata jaksa penuntut umum (JPU) Cirus Sinaga, di PN Jaksel, Jl Ampera, Jakarta, Kamis (3/12).

Cirus menyebutkan nama saksi yang juga menjadi terdakwa. Kelima eksekutor Nasrudin yang disidang itu adalah Daniel Daen, Hendrikus Kia Walen, Fransiscus Tadon Keran alias Amsi, Heri Santoso, dan Eduardus Ndopo Mbete alias Edo.

Menurut Cirus, ada satu orang lagi saksi yang akan dihadirkan yaitu Hasan Mulacela. Namun yang bersangkutan sedang sakit. Cirus pun tidak menjelaskan keterkaitan Hasan dalam kasus ini.

Alhasil, karena 6 saksi batal hadir, persidangan hanya mendengarkan satu saksi bernama Priyono. Dia adalah sopir Antasari sejak 2001 sampai sekarang.

dtc/isw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…