Rabu, 2 Desember 2009 16:29 WIB News,Hukum Share :

Mayat pria dalam kantung plastik gegerkan warga Pekanbaru


Pekanbaru–
Sesosok mayat terbungkus plastik ditemukan di semak belukar dekat gardu induk PLN Pekanbaru, Rabu (2/12). Polisi menduga, korban telah tidak bernyawa saat dibuang di lokasi terebut.

Mayat tersebut kali pertama ditemukan oleh warga bernama Elsi Boru Sihotang (33). Saat itu, wanita tersebut sedang mencari kayu bakar di Jl Siak II, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau.

Ketika sedang memunguti kayu, mata Elsi tiba-tiba melihat kantung plastik besar berwarna hitam. Dia kemudian mengajak suaminya yang ikut mencari kayu bakar, memeriksa benda tersebut.

Ketika mendekati kantung plastik itu, keduanya mencium bau busuk yang menyengat. Elsi dan suaminya menyangka kantung plastik itu berisi kulit sapi atau domba kurban.

Namun karena penasaran, mereka kemudian membuka kantung plastik itu. Dan keduanya kaget bukan kepalang saat mengetahui kantung plastik itu ternyata berisi mayat.

“Saya kaget waktu melihat ternyata isinya manusia,” kata Elsi.

Elsi dan suaminya kemudian memberitahukan warga sekitar soal temuannya itu. Dalam waktu singkat, lokasi itu pun menjadi ramai. Tak lama berselang, sejumlah anggota Polsek Tampang tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan.

Mayat di dalam plastik itu berjenis kelamin pria, memakai celana jeans biru tanpa baju. Kedua tangan dan kakinya terikat ke belakang. Bagian wajahnya sudah agak sulit dikenali karena sudah membusuk. Korban diperkirakan berusia sekitar 20 hingga 25 tahun.

“Kita memperkirakan, sebelum dibuang ke semak-semak, korban terlebih dahulu dibunuh,” kata Kapoles Tampan, AKP Indra Mangunsong.

Polisi kemudian membawa mMayat tersebut ke RSUD Pekanbaru untuk dilakukan otopsi. Polisi berharap, masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya segera melapor.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…