Rabu, 2 Desember 2009 16:51 WIB Hukum Share :

15 Orang terjaring operasi street crime

Solo (Espos)–Sebanyak 15 orang terjaring dalam operasi street crime yang digelar Poltabes Solo, Rabu (2/12). Mereka yang terjaring sebagian besar adalah pengamen.

Razia tersebut difokuskan di dua kecamatan yang dinilai rawan kejahatan jalanan yaitu Banjarsari dan Jebres. Mereka yang terjaring dalam operasi kali ini, sebagian besar pernah terjaring dalam operasi yang sama sebelumnya.

Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto melalui Kasatreskrim Kompol Susilo Utomo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program 100 hari.

“Fokusnya di Banjarsari dan Jebres karena kami nilai paling rawan. Diharapkan di daerah itu ada zona bebas kejahatan jalanan,” ungkap Susilo di Mapoltabes Solo.

Dia mengatakan, mereka terjaring dari beberapa lokasi di daerah Banjarsari dan Jebres, di antaranya daerah Terminal Tirtonadi, Panggung hingga kawasan Sumber.

Susilo menegaskan, kegiatan operasi kejahatan jalanan terus digencarkan karena apa yang dilakukan oleh para pengamen sudah mulai meresahkan warga. Bahkan, kadang terdapat pengamen yang memaksa warga untuk memberikan uang.
dni

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…