Selasa, 1 Desember 2009 22:57 WIB Klaten Share :

Mesin Prameks terbakar, penumpang panik


Klaten (Espos)–
Transmisi Mesin Kereta Api (KA) Prambanan Ekspress (Prameks) terbakar dalam perjalanan dari Yogyakarta-Solo, tepatnya berada di kawasan Delanggu, Klaten, Selasa (1/12). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kejadian ini mampu membuat ratusan penumpang panik.

Menurut informasi yang dihimpun Espos di Stasiun Delanggu, KA Prameks jenis KD2 78201 berangkat dari Yogyakarta pada pukul 05.45 WIB. Sesuai jadwal, sedianya kereta ini sampai Stasiun Balapan Solo pada pukul 06.45 WIB.

Namun, dalam perjalanan kira-kira dua kilometer sebelum Stasiun Delanggu penumpang KA dibuat kaget dengan munculnya asap yang masuk ke gerbong satu. Kepulan asap semakin besar sehingga membuat penumpang di dalam gerbong satu merasa panik.

Menyadari kendaraan yang ditumpangi tidak beres, mereka meminta masinis menghentikan laju kereta. Setelah berhenti, puluhan penumpang yang berada di gerbong satu berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. “Para penumpang sangat panik. Mereka menyadari berada dalam bahaya sehingga berusaha menyelamatkan diri,” tandas masinis, Jadwi Mubarok saat ditemui di Stasiun Delanggu sesudah kejadian.

Akibat peristiwa tersebut, pihaknya tidak berkenan melanjutkan perjalanan menuju Solo. Jadwi mengaku tidak mau mengambil risiko sehingga meminta ratusan penumpang KA turun dari kereta. Untuk itu, pihaknya segera menghubungi managemen KA Prameks akan situasi tersebut. Menurutnya, pihak managemen KA Prameks sudah menghubungi KA Kahuripan jurusan Bandung-Kediri untuk menghampiri ratusan penumpang Prameks. “Saya membawa ratusan penumpang. Lebih baik mereka selamat daripada terjadi sesuatu nantinya,” papar Jadwi.

Moh Khodiq Duhri

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…