Selasa, 1 Desember 2009 09:57 WIB News,Issue Share :

Film Balibo Five mulai diputar di bioskop


Jakarta–
Film tentang tewasnya lima wartawan Australia di Timor Leste atau dikenal dengan nama Balibo Five akan diputar perdana di Jakarta. Film tersebut akan diputar di sebuah bioskop di pusat kota nanti malam.

Demikian seperti tikutip dari news.com.au, Senin (30/11). Pemutaran film itu disponsori oleh Jakarta Foreign Correspondents Club. Lembaga Sensor Film Indonesia (LSF) belum memutuskan apakah film ini lulus sensor atau dilarang.

Film yang disutradarai Robert Connolly ini mengisahkan kebrutalan tentara Indonesia yang melakukan pembunuhan terhadap lima wartawan Australia pada 1975. Para jurnalis tersebut adalah Gary Cunningham, Malcolm Rennie, Greg Shackleton, Tony Stewart, dan Brian Peters.

Masih menurut situs berita tersebut, pemerintah Indonesia menyatakan film yang dibintangi Anthony LaPaglia ini bersifat ofensif. TNI meminta agar LSF melarang peredaran film tersebut. Namun, hal itu kontradiktif dengan penjelasan otoritas RI bahwa para wartawan itu tewas secara tidak sengaja dalam sebuah baku tembak.

Menurut rencana, Balibo Five juga akan ditayangkan di Jakarta Internasional Film Festival (Jiffest) pada 4-12 Desember mendatang. Namun, pemutaran film yang sudah dirilis di Australia bulan Juli lalu itu tergantung izin dari LSF.

Sebelumnya, pada September, Departemen Luar Negeri telah meminta pejabat tinggi Deplu bertemu dengan Menlu Australia untuk meminta klarifikasi isu kasus ‘Balibo Five’, yang tengah diinvestigasi kembali oleh Kepolisian Federal Australia (AFP).

Bagi Indonesia, kasus Balibo Five sudah selesai. Melalui juru bicaranya, Teuku Faizasyah, Deplu menyatakan kasus Balibo Five tidak peru dibuka kembali, karena akan berpotensi membuat hubungan Indonesia-Australia tidak kondusif. Film Balibo Five sendiri merupakan film fiksi yang dibuat berdasarkan persepsi sang sutradara.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…