Selasa, 1 Desember 2009 14:23 WIB News Share :

Diwarnai hujan interupsi, Prolegnas 2010 akhirnya disahkan dengan catatan

Jakarta–Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2010 akhirnya disahkan dengan sejumlah catatan. Banyak interupsi menjelang pengesahan Prolegnas yang akan menjadi masukan untuk Badan Legislatif (Baleg).

Menjelang Ketua DPR Marzuki Alie mengesahkan Prolegnas, sejumlah anggota DPR meminta interupsi. Interupsi ini mulai dari soal draf RUU yang tidak masuk Prolegnas 2010, sampai kajian ulang untuk Baleg soal RUU Penataan Ruang.

Akibat banyaknya interupsi, Marzuki Alie meminta anggota dewan menahan diri. Marzuki pun menawarkan dua opsi.

“Kami tawarkan Prolegnas disahkan dengan catatan untuk disempurnakan. Yang kedua pembahasannya kita tunda karena sudah sedemikian banyak usulan yang kita tampung,” kata Marzuki dalam Sidang Paripurna DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/12).

Anggota FPD Ruhut Sitompul juga menimpali agar berbagai interupsi bisa disalurkan melalui berbagai fraksi dan komisi. Dia khawatir banyaknya interupsi memperlambat agenda pembahasan hak angket Century.

“Ini takutnya memperlambat hak angket Century. Siapa yang takut hak angket Century?” kata Ruhut.

Setelah perdebatan yang cukup panjang, sidang pun memutuskan untuk mengesahkan Prolegnas 2010. Namun ada catatan bahwa masukan-masukan dari anggota dewan diteruskan kepada Badan Legislatif untuk menjadi pertimbangan.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…