Senin, 30 November 2009 17:02 WIB Sport Share :

Sergey Kudentsov juara etape Surabaya-Probolinggo

Probolinggo–Pembalap Rusia yang tergabung di tim Polygon Sweet Nice (PSN) Sergey Kudentsov menjuarai etape kedelapan yang merupakan etape terpendek Speedy Tour d’Indonesia 2009 dari Surabaya hingga Probolinggo, Senin (30/11).

Dalam satu kelompok besar pembalap, Sergey mencapai garis finis terdepan pada etape yang menempuh 63,7 km tersebut, dengan catatan waktu satu jam 27 menit 45 detik.

Posisi kedua ditempati pembalap yang mengenakan Kaus Kuning Mehdi Sohrabi dari Tim Tabriz Petrochemical Iran, sedang posisi ketiga oleh pembalap Tim Nasional Malaysia Mohammad Zamri Salleh, dengan catatan waktu yang sama.

Nomor “intermediate sprint” yang digelar di kilometer 26,7, dimenangi oleh pembalap Tim Kutai Timur, Bayu Satrio, yang mengungguli Parno dari Customs Cycling Clkub (CCC) dan pembalap Jepang Kohei Uchima.

Dalam kategori pembalap nasional, yang finis terdepan adalah Reno Yudha Sansoko dari tim DKI Jakarta, diikuti Fatahillah Abdullah dari Tim Araya, dan Heksa Priya dari CCC. Dengan hasil-hasil tersebut, klasemen umum pembalap masih dipertahankan oleh Mehdi Sohrabi dengan total waktu 23 jam 48 menit, dan 27 detik.

Kaus Merah Putih untuk klasemen nasional juga masih dipertahankan oleh pembalap Polygon Sweet Nice (PSN) Hari Fitrianto, sedang klasemen “sprint” masih dipimpin oleh Mehdi namun Kaus Hijau dikenakan oelh posisi kedua klasemen “sprint” Nor Rizwan Zainal dari Tim Nasional Malaysia.

Etape kedelapan tersebut dimulai dari kawasan Taman Bungkul Surabaya namun dengan mempertimbangkan keadaan jalan dan lalu lintas, panitia lomba sebelumnya sudah memutuskan untuk melakukan start sesungguhnya setelah sekitar 29 km dari Surabaya, tepatnya di Jalan Raya Gempol Sidoarjo.

Rute balapan mendatar dan pendek sehingga semua pembalap sudah mengayuh sepedanya dengan kecepatan yang sangat tinggi sejak awal balapan dan mencapai finis dalam suatu kelompok besar.
Speedy Tour d’Indonesia akan berlanjut pada hari Selasa (1/12) dengan etape kesembilan yang akan menempuh 192,5 km dari Probolinggo sampai Banyuwangi.
 
Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…