Senin, 30 November 2009 12:30 WIB News Share :

SBY berharap keterwakilan perempuan menjadi menteri ke depan 10 orang

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri puncak peringatan  10 tahun berdirinya Komnas Perempuan. SBY berjanji akan lebih memberdayakan kiprah perempuan dalam pemerintahannya.

“Saya punya keyakinan, 10 tahun mendatang kaum perempuan akan mendapatkan peluang yang lebih besar untuk ikut berkontribusi terhadap bangsa,” kata SBY.

Hal ini disampaikan SBY dalam sambutannya di Auditorium Gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (30/11).

SBY menceritakan dalam kabinet yang dipimpinnya ada 5 perempuan yang menjadi menteri. Namun, menurut dia, jumlah itu masih sangat kecil.

Ke depan, SBY berharap jumlah menteri perempuan bertambah menjadi 7, 8 bahkan hingga 10 orang.

SBY juga berjanji akan lebih memperhatikan hak-hak perempuan terutama hak-hak asasi mereka dalam memperoleh perlindungan dari negara. Karena, setiap terjadi bencana alam atau pun kekerasan yang paling dirugikan adalah kaum perempuan.

“Masalah trafficking in women masih menjadi masalah di dunia, bukan hanya di Indonesia. Ini akan lebih kita perhatikan,” ujar dia.

SBY menegaskan ada 3 misi nasional terhadap perempuan yakni, meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dari kekerasan dan pelanggaran hak asasinya.

Kedua, menjadikan perempuan sebagai human capital sehingga pembangunan bisa bertambah sukses. Ketiga, memberi opportunity kepada perempuan sehingga mereka bisa memilih profesi apa yang diinginkan tanpa diskriminasi.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja MODERN SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…