Senin, 30 November 2009 14:30 WIB News Share :

Polres Mimika siaga I

Timika– Polres Mimika menetapkan status siaga satu di seluruh daerah yang menjadi wewenangnya sehari menjelang 1 Desember. Yakni hari yang biasanya dimanfaatkan sejumlah warga untuk mengibarkan bendera “bintang kejora”.

“Seluruh wilayah di Timika kita waspadai,” kata Kapolres Mimika AKBP Mohammad Sagi di Timika, Senin (30/11).

Menurut Mohammad Sagi, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan menjelang 1 Desember, pada Minggu (29/11) malam digelar apel gabungan TNI dan Polri di daerah itu.

Aparat gabungan juga bersepakat melakukan patroli bersama ke tempat-tempat yang dianggap rawan menjadi tempat terjadinya gangguan keamanan, seperti Kwamki Lama, Kwamki Baru, dan Ayuka (Pet 11).

Untuk mengamankan kota Timika dan sekitarnya, Polres Mimika mengerahkan sedikitnya 400 personil. Mohammad Sagi mengatakan, sampai saat ini situasi di Timika dan sekitarnya masih aman untuk kegiatan masyarakat sehari-hari.

“Situasinya masih kondusif. Memang ada banyak isu yang berkembang seputar rencana pengibaran bintang kejora,” katanya.

Sementara itu Ketua DPRD Mimika Yosep Yopi Kilangin mengimbau warga setempat agar menjalankan kegiatan seperti biasa dan tenang serta tidak terpancing dengan provokasi yang bisa menyesatkan.

“Harap warga tetap tenang dan jangan mudah  terprovokasi,” kata Kilangin.

Ia mengatakan, 1 Desember bukanlah sesuatu peristiwa yang luar biasa sehingga warga tidak perlu khawatir untuk melakukan aktivitas kesehariannya.

ant/isw

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…