Senin, 30 November 2009 18:45 WIB Hukum,Solo Share :

Kuli bangunan tewas tersengat aliran listrik


Solo (Espos)–
Seorang pekerja bangunan, Jono, 20, warga Cemani, Grogol, Sukoharjo tewas setelah tersengat aliran listrik ketika memperbaiki atap rumah di Jl Kolonel Sutarto No 108-110 Jebres, Solo, Senin (30/11).

Korban tewas karena mengalami luka bakar hampir disekujur tubuhnya. Informasi yang dihimpun Espos, menyebutkan, peristiwa itu bermula sat korban bersama sejumlah pekerja bangunan lainnya memperbaiki rumah milik Bambang Wiyanto, 53, penduduk Jl Sakura VIII Pantirejo, Grogol, Sukoharjo.

Karena rumah tersebut lama tidak ditempati, diperlukan adanya sejumlah perbaikan. Sekitar pukul 09.00 WIB, korban naik ke lantai II rumah itu untuk memperbaiki asbes yang jebol. Dia memperbaiki, asbes di bagian balkon lantai II yang jaraknya berdekatan dengan kabel listrik.

Korban diperingatkan agar berhati-hati karena jarak kabel listrik sangat dekat. Namun, saat melakukan perbaikan asbes, tiba-tiba korban tersengat aliran listrik dari kabel itu. Sempat terjadi ledakan dan adanya percikan api ketika kejadian itu terjadi.

Sejumlah pekerja bangunan lainnya baru mengetahui korban tersengat aliran listrik saat ada ledakan dan percikan api. Korban sempat terpental beberapa meter dan jatuh di bagian atap rumah itu. Dia langsung dilarikan ke RSUD Moewardi Solo untuk divisum. Kejadian itu sempat menjadi tontonan sejumlah orang.

Kanitreskrim Polsek Jebres Ipda Teguh Sujadi mewakili Kapolsek Jebres AKP Dwi Retnowati dan Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto membenarkan adanya kejadian itu.

dni

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….