Senin, 30 November 2009 18:09 WIB News Share :

Kasus Bibit & Chandra dihentikan

Jakarta–Kejaksaan akan mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) atas perkara Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah besok. Percepatan dikeluarkannya SKPP ini berdasarkan perintah Jaksa Agung Hendarman Supandji.

“Beliau mengatakan begini ‘kalau bisa dipercepat SKPP kenapa harus menunggu?'” kata Hendarman sebagaimana diungkapkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Marwan Effendi dalam jumpa pers di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (30/11).

Dikatakan Marwan, SKPP itu paling lambat akan dikeluarkan besok pada pukul 13.00 WIB. Selanjutnya, Chandra dan Bibit akan diundang ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk menandatangani berita acara SKPP tersebut pada pukul 16.00 WIB.

Menurut mantan Kajati Jawa Timur itu, jaksa tengah bekerja keras untuk menyelesaikan prosedur dan administrasi pengeluaran SKPP. Jaksa diberi waktu hingga malam nanti untuk menyelesaikan pertimbangan hukum untuk dilaporkan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Jaksel, Setia Untung Ari Muladi.

Berikutnya, sebelum meneken SKPP, Kajari akan meminta persetujuan lebih dahulu kepada Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Andi Nirwanto. Kajati DKI Jakarta selanjutnya akan memerintahkan Kajari Jaksel untuk mengundang kedua pimpinan KPK nonaktif itu.

“Pak Kajati saya minta pemerintahkan Kajari Jaksel mengundang Pak Chandra dan Bibit untuk datang ke Kejari untuk menandatangai berita acara penerimaan SKPP,” cetusnya.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…