Senin, 30 November 2009 21:49 WIB Karanganyar Share :

Jumantono kembangkan aneka durian hibrida


Karanganyar (Espos)-
-Wilayah Kecamatan Jumantono diproyeksikan menjadi sentra durian di Kabupaten Karanganyar menyusul potensi tanaman buah itu di desa-desa setempat. Hal itu guna menunjang peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarkatnya.

Camat Jumantono, Timotius Suryadi, dalam penjelasannya kepada Espos menyebutkan saat ini pihaknya telah memersiapkan realisasi salah satu program unggulan itu. Selain membahas bersama segenap stake holder lokal yang dinilai memiliki peran penting, pemerintah kecamatan juga meminta dukungan dari dinas dan instansi terkait di Kabupaten Karanganyar.

“Harapannya program itu berjalan mulai tahun 2010 mendatang. Dan ke depan, pengembangan wilayah Jumantono sebagai sentra buah durian harus terus diperjuangkan sampai keberadaannya betul-betul dikenal masyarakat luas dan menjadi potensi unggulan di Karanganyar,” ungkapnya di Kantor Kecamatan Jumantono, didampingi Sekretaris Camat, Murdatmo, Senin (30/11).

Suryadi memaparkan, untuk desa-desa yang akan dijadikan sentra durian masih akan dilihat dan dipertimbangkan berdasarkan kecocokan lahan dengan jenis tanaman dimaksud. Namun demikian dari keberadaannya saat ini, budi daya durian sudah dilakukan di beberapa desa sejak lama, di antaranya Genengan, Gemantar, Sringin, Kebak, dan sebagian di Tunggulrejo.

try

lowongan kerja
lowongan kerja SD IST AL ALBANI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…