Senin, 30 November 2009 18:59 WIB News Share :

Chandra
Kami tidak menuntut balik

Jakarta–Seiring bergulirnya proses hukum kasus dugaan penyalahgunaan wewenang, nama baik Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah sedikit banyak tercemar. Tapi dua pimpinan KPK itu mengaku tidak ada dendam.

“Kami tidak akan menuntut balik. Tidak ada dendam,” ujar Chandra melalui telepon kepada wartawan, Senin (30/11).

Chandra memandang apa yang terjadi beberapa waktu belakangan ini sebagai cobaan. Semua cobaan tersebut akan dikenangnya sebagai bagian dari masa lalu dan berharap di masa mendatang tidak ada lagi kriminalisasi.

Atas rencana penghentian proses hukum kasusnya oleh Kejaksaan Agung RI Selasa (1/12) esok sore, Chandra menyatakan bersyukur. Dia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah memberikan dukungan.

“Saya ucapkan terimkasih ke rekan-rekan pers yang sudah mendukung selama ini dan ke semua pihak yang sudah menganalisa bahwa perkara ini sebenarya tidak layak. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi kriminalisasi lagi,” ujar Chandra.

Ingin cuti

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Penindakan nonaktif Bibit Samad Rianto bersyukur atas langkah Kajari Jakarta Selatan yang akan mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP).

“Saya bersyukur akhirnya kebenaran terungkap. Ya saya nggak berbuat. Seharusnya dari kemarin dihentikan,” kata Bibit di kediamannya Ciledug, Tangerang, Banten, Senin. Bibit mengaku tidak melakukan apa yang dituduhkan itu.

“Apalagi memeras orang, salah wewenang. Pendahulu saya juga begitu. Aku yakin karena aku tidak berbuat. Karena aku tidak berbuat jadi tidak takut,” ujar eks Kapolda Kaltim ini.

Kajari Jaksel akan meneken SKPP pada Selasa pukul 13.00 WIB. Bibit maupun Chandra selanjutnya diundang ke Kejari untuk meneken Berita Acara Penerimaan SKPP pukul 16.00 WIB.

“Saya minta izin cuti dululah. Secara psikologis, saya capek,” kata Bibit di kediamannya, Ciledug, Tangerang, Banten, Senin.

Bibit mengaku tidak akan menggelar syukuran atas penghentian kasusnya itu. “Tidaklah. Kemarin sudah potong kambing waktu kurban,” ujar dia.

 

dtc/tya

lowongan kerja
lowongan kerja PT. TESSA PRATAMA PLASINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Menjaga Kemerdekaan Pers Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (10/7/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO–Pekan lalu, di sela-sela menghadiri seminar internasional mengenai¬†Media Self Regulating, beberapa…