Minggu, 29 November 2009 17:27 WIB Boyolali Share :

Pengunjung Umbul Pengging relatif sepi

Boyolali (Espos)–Jumlah pengunjung objek wisata Umbul Pengging relatif sepi pada akhir pekan setelah Hari Raya Idul Adha 1430 H. Padahal sebelumnya, pihak pengelola memprediksi bakal terjadi lonjakan keramaian pengunjung, terutama pada Minggu (29/11).

Kepala UPT Wisata Budaya Umbul Pengging, Sri Waliyanto Ispriyanto, mengungkapkan, jumlah pengunjung Umbul Pengging kemarin hanya menyentuh angka 400-an orang. Jika dibandingkan dengan Minggu-Minggu sebelumnya yang jumlah pengunjungnya mencapai 700-an orang, angka tersebut jauh lebih sedikit.

Sementara pada Sabtu (28/11), urainya, pengunjung yang datang sekitar 350 orang. “Sebelumnya kami memperkirakan pengunjung bakal ramai pada akhir pekan ini. Tapi nyatanya sepi,” ungkapnya. Dijelaskan dia, kondisi cuaca yang kurang bersahabat karena turun hujan disinyalir menjadi salah satu pemicu sepinya pengunjung.

Selain itu, kata Waliyanto, jadwal di sekolahan yang mendekati masa ujian semester juga dimungkinkan berpengaruh pada angka kunjungan. Pasalnya, wisatawan objek wisata yang berlokasi di Dukuh Tirtomarto, Desa Dukuh, Banyudono tersebut didominasi kalangan remaja serta keluarga dengan anak-anaknya.

Dia menambahkan, festival band yang dihelat Minggu di kawasan Umbul Pengging oleh karang taruna pemuda setempat ternyata tak mampu mendongkrak kehadiran pengunjung. Waliyanto kembali menguraikan, tinggi rendahnya angka kunjungan di objek wisata Pengging memang cukup terpengaruh dengan kondisi cuaca.

rei

lowongan kerja
lowongan kerja Klinik Bersalin utama RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan┬áSolopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di┬ámilkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO —┬áPredikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…