Minggu, 29 November 2009 11:21 WIB News Share :

Kompak
Yang melarang dirikan panggung Fauzi Bowo

Jakarta–Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dituding berada di balik pelarangan pendirian panggung seni untuk mengusut kasus Bank Century di bundaran Hotel Indonesia (HI). Kompak berharap Foke dapat mengizinkan mereka menggelar panggung seni di aksi ‘Indonesia Sehat’ selanjutnya.

“Ternyata setelah kita minta penjelasan, yang melarang (untuk mendirikan panggung pentas seni) adalah Fauzi Bowo dan katanya untuk hari-hari berikutnya (bundaran HI) tidak boleh dipakai lagi untuk konser-konser,” ujar juru bicara Kompak Fadjroel Rachman pada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (29/11).

Fadjroel menambahkan, pihaknya menganggap orang-orang yang melakukan pelarangan tidak mengerti dengan missi yang sedang mereka lakukan. “Yang menghalangi Kompak kami rasa karena mereka tidak paham saja apa yang kami lakukan. Kami biasa sajalah,” jelasnya.

Berkenaan dengan hari antikorupsi se-dunia tanggal 9 Desember 2009 nanti, Fadjroel berharap pihaknya tidak lagi dilarang menggelar aksi serupa dengan menggelar panggung pentas seni bertajuk panggung Indonesia Sehat III pada hari itu.

“Ini sedunia loh, jangan sampai dihalangi lagi. Masa orang sedunia menggelar hari antikorupsi, masa di Indonesia tidak boleh,” ucapnya.

Fadjroel mengaku pihaknya akan melawan orang-orang yang melarang penyampaian kebebasan berpendapat. “Kalau kemudian ada peraturan yang melarang menyampaikan kebebasan pendapat, kami akan melawan dengan uji materiil,” tegasnya.

Aksi yang berada di bundaran HI sendiri sudah berakhir. Baik massa dari Kompak maupun dari massa yang mengaku pro Kapolri sudah ‘balik kanan’ meninggalkan lokasi.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…