Minggu, 29 November 2009 20:29 WIB Sukoharjo Share :

Ibu dan anak tewas tertabrak kereta api

Sukoharjo (Espos)–Seorang ibu dan anak tewas terlindas kereta api di dekat perlintasan kereta api tak berpalang di Dukuh Jogobondo, Desa Palur, Mojolaban, Minggu (29/11).

Kejadian tragis itu menimpa Dewi Juliyanti, 29, warga Bandungan RT 03/RW VI Desa Kuto, Kecamatan Kerjo, Karanganyar beserta anak laki-lakinya yang baru berusia sekitar 18 bulan. 

Keterangan yang dihimpun Espos, menyebutkan sebelum kejadian ibu muda itu sekitar pukul 11.00 WIB terlihat mondar-mandir berada di areal perlintasan Jogobondo. Beberapa saat kemudian, korban beserta anak yang ada dalam gendongannya tersebut terlihat berteduh di pos perlintasan yang ada di sebelah selatan.

Namun, sekitar pukul 13.00 WIB, saat hujan turun korban bersama anaknya tiba-tiba keluar dari pos sembari membawa payung dan berjalan ke arah perlintasan. Namun nahas, saat itu kereta api <I>Logawa<I> jurusan Purwokerto-Surabaya dengan nomor rangkaian 20149 tiba-tiba muncul dari arah barat.

Melihat hal itu, seorang warga yang saat itu ada di sekitar lokasi langsung berteriak memberi tahu korban, namun sayangnya teriakan itu tidak digubris korban sehingga kereta api yang dimasinisi Mulhanif tersebut seketika itu juga langsung menghantam tubuh korban dan anak yang digendongnya.

ufi

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…