Sabtu, 28 November 2009 15:30 WIB News Share :

Bayi merangkak saat bangun tidur, terjebur ke sungai

Bekasi–Bayi mungil anak seorang pemulung tewas setelah tercebur ke Kalimalang, Bekasi. Bayi berusia 8 bulan itu diduga merangkak saat bangun tidur dan akhirnya terjerembab ke dalam sungai.

“Mereka memang tidur di pinggir kali. Jadi bapak, ibu, dan anak itu tinggal di pinggir kali. Kerjaannya mulung pakai gerobak,” kata Nuryanti, warga setempat ketika ditemui di pinggir Kalimalang, tepatnya Jl Chairil Anwar, Bekasi Timur, Sabtu (27/11).

Menurut Nuryanti, bayi yang kecebur bernama Intas Reno Banyukalang. Sang bayi merupakan anak pertama dan satu-satunya dari Rahman (32) dan Lilis (28), pemulung asal Indramayu, Jawa Barat.

Sehari-hari pasangan suami-isteri ini, kata Nuryanti, berprofesi sebagai pemulung. Mereka keliling Kota Bekasi, untuk selanjutnya kembali ke pinggir Kalimalang dan tidur di sana. “Sudah sejak Lilis hamil, mereka saya lihat ada di sana,” tambah Nuryanti.

Pantauan, ‘tempat tinggal’ pasangan pemulung ini memang jauh dari layak. Selain tidak beratap, mereka juga hanya tidur beralasan tikar dan koran, yang dibentang di samping dua gerobak. Posisinya persis tepat berada di pinggir Kalimalang. Berseberangan dengan tempat tinggal mereka, berdiri Gedung DPRD Kota Bekasi dan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Nuryanti menceritakan, pagi tadi ibu korban terlihat panik dan minta tolong warga. Sebab, saat Lilis terbangun, sang buah hati sudah tidak ada di sampingnya. Padahal, pada subuh hari, dia masih sempat memberi ASI kepada anaknya.

“Beberapa warga langsung ngumpul. Pas dicari, anaknya ternyata udah mengambang di Kalimalang. Tadinya sempat ingin dibawa ke puskesmas. Tapi karena sudah meninggal dunia, akhirnya warga melapor ke polisi,” kata Sugiyono, warga yang sempat ikut mengevakuasi korban.

Polisi yang datang ke lokasi langsung membawa jenazah korban ke RSUD Kota Bekasi. Sedangkan ibu korban, Lilis masih dimintai keterangan di kantor polisi dan belum mau diwawancarai.

Ketika dihubungi, Kanit Polsek Bekasi Timur Iptu Bambang membenarkan bahwa orang tua bayi masih menjalani pemeriksaan. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. “Masih kami periksa, mohon bersabar,” kata Iptu Bambang.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…