Jumat, 27 November 2009 21:13 WIB Hukum,Solo Share :

Penusukan dalam konser SID direkonstruksi

Solo (Espos)–Tersangka penusukan dalam konser Supeman Is Dead (SID) Dwi Martanto, 22, warga Begalon, Laweyan menjalani 18 adegan dalam rekonstruksi kasus tersebut yang digelar di Stadion Sriwedari Solo, Kamis (26/11).

Dalam rekonstruksi tersebut terungkap, tersangka Dwi menusuk korban tewas Yuli Widianto, 18, warga Kaliboto, Mojogedang, Karanganyar sambil menabrakkan diri. Aksi penusukan itu diketahui oleh dua orang saksi, Ahmad Sobirin dan Antariksa Adi Saputra.

Rekonstruksi yang dijaga secara ketat aparat Poltabes Solo bermula saat Dwi melihat temannya Yoga sedang berkelahi dengan orang lain. Melihat adanya perkelahian itu, tersangka menjauh dari kerumunan.

Dia kemudian pergi ke arah utara dan melintas di depan korban Yuli. Beberapa saat kemudian, tersangka merasa panas di bagian punggung sebelah kiri dan setelah diraba ada darah yang mengucur di punggungnya.

Tersangka langsung membalikkan badan dan melihat korban Yuli sedang memasukkan pisau ke arah pinggangnya. Dengan jarak sekitar satu meter, secara spontan tersangka Dwi langsung menabrak dan mendorong Yuli. Tidak hanya itu saja, tersangka mengepal kedua tangannya di dada korban. Akibatnya, pisau tersebut menusuk dada sebelah kiri korban.

Setelah pisau itu menancap di dada korban, Dwi mencabutnya. Pisau tersebut disembunyikan beberapa saat dan Dwi meminta tolong temannya Antariksa. Oleh temannya, Dwi diantar menuju mobil PMI. Saat itulah tersangka Dwi membuang pisau. Beberapa hari yang lalu, pisau tersebut ditemukan di sebelah selatan lapangan Sriwedari.

Pada saat yang bersamaan korban Yuli jatuh tengkurap setelah ditusuk oleh tersangka. Teman Yuli, Riesa Ramandani yang juga mengalami luka tusuk membalikkan tubuh korban dan melihat darah telah mengucur dari dada korban.

Dalam kasus itu, seorang korban tewas yaitu Yuli. Sedangkan Dwi, Riesa dan Eko Rahmat Setiawan mengalami luka-luka. Dwi yang mengalami luka akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah diketahui melakukan penusukan terhadap Yuli.

 

dni

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Misteri Suara Tapak Kuda & Kaki Tentara Saat Mendaki Gunung Ceremai

Kisah misteri kali ini tentang pendaki di Gunung Ceremai yang mendengar suara tapak kaki kuda. Solopos.com, KUNINGAN – Antara percaya tak percaya, kisah misteri kerap mewarnai proses pendakian. Kali ini sebuah cerita misteri datang dari pendaki tentang pengalamannya mendaki Gunung…