Kamis, 26 November 2009 11:16 WIB News Share :

Usulan PP Penyadapan terus tuai kecaman

Jakarta–Usulan pembentukan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur penyadapan atas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan penegak hukum lainnya oleh Menkominfo Tifatul Sembiring kembali menuai kecaman. Sebagai lembaga negara independen, KPK tidak bisa diatur-atur oleh Depkominfo.

“Menkominfo boleh mengatur, tapi hanya Kejaksaan dan Kepolisian karena masih lembaga negara di bawah Presiden,” kata Direktur Pukat UGM, Zainal Arifin Muchtar.

Hal tersebut disampaikan Zainal di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (26/11). Zainal akan menemui pimpinan KPK untuk membahas pembentukan KPK di daerah.

Menurut Zainal, KPK sebagai lembaga independen bisa mengatur penyadapan sendiri. Jika pemerintah ikut mencampuri, justru akan merusak independensi lembaga antikorupsi tersebut.

“KPK nggak boleh diatur-atur, apalagi oleh pemerintah,” tegasnya.

Dalam rapat kerja Raker dengan Komisi I Senin (23/11), Menkominfo Titaful Sembiring akan menyiapkan peraturan penyadapan dalam bentuk peraturan pemerintah. Penyadapan harus diatur karena tidak setiap orang dapat melakukan penyadapan. Tifatul mengusulkan nantinya penyadapan harus izin pengadilan dan lembaga penyadap berada di bawah departemennya.

dtc/isw

LOWONGAN KERJA
DR. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…