Kamis, 26 November 2009 13:35 WIB News,Ekonomi Share :

JK siap beberkan fakta skandal Bank Century


Makassar–
Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) mendukung sepenuhnya hak angket Bank Century. Jika diperlukan, JK bahkan siap membeberkan fakta-fakta seputar pengucuran dana bailout Bank Century.

Hal tersebut disampaikan JK ditemui di kantor Kadin Sulsel, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Kamis (26/11). Menurut JK, meski Pansus DPR Kasus Bank Century belum dibentuk, sebagai warga negara yang baik JK bersiap sedia jika dipanggil DPR nanti. “Saya akan jelaskan di DPR tergantung apa yang saya tahu dan apa yang ditanyakan. Kalau tidak memenuhi panggilan DPR kan melanggar UU,” ungkap JK.

JK juga menanggapi keraguan banyak pihak bahwa dirinya akan menyimpan data skandal Bank Century demi stabilitas negra. Menurut JK, semua pihak sebaiknya tidak berandai-andai.

“Saya optimis persoalan ini segera selesai dan pemerintahan akan berlangsung aman serta damai,” kata JK.

Seperti diketahui, usulan penggunaan hak angket skandal Bank Century telah disampaikan kepada pimpinan DPR. Usulan tersebut awalnya ditandatangani 141 anggota dewan lintas fraksi. Mereka menyatakan mendukung dibentuknya panitia khusus untuk menyelidiki penyedotan uang negara senilai Rp 6,7 triliun itu.

141 Anggota dewan itu antara lain 80 orang dari F-PDIP, 24 dari F-PG, 17 dari F-Hanura, 3 dari F-PAN, 8 dari F-Gerindra, 8 dari F-PKS,  1 dari F-PPP.

Namun belakangan, jumlah anggota dewan dan fraksi yang setuju dengan angket tersebut terus bertambah. Bahkan Fraksi Partai Demokrat yang semula menolak, kini mendukung hal tersebut. Dukungan dari FPD datang setelah BPK menyampaikan hasil audit investigasinya kepada pimpinan DPR, Senin (23/11/2009). Langkah FPD itu langsung diikuti dua fraksi lainnya, FPPP dan FPKB.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…