Kamis, 26 November 2009 10:32 WIB News Share :

Gus Dur kecewa SBY belum tindak Boediono dan Sri Mulyani

Jakarta–Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengaku prihatin atas ketidaktegasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pasalnya, Gusdur menilai SBY belum menindak Boediono dan Sri Mulyani yang terkait kasus Bank Century.

“Saya agak prihatin karena tidak ada ketegasan dari presiden,” ujar Gus Dur usai acara peringatan 100 tahun KH. Zainul Arafin di Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (25/11).

Selain itu, Gus Dur juga prihatin dengan isu penonaktifan Boediono dan Sri Mulyani. Bagi mantan Presiden ini, proses pemeriksaan di pengadilan akan lebih baik dan bijaksana.

“Ada orang-orang yang dianggap melanggar hukum dapat selesaikan dengan tuntas. Kalau diteruskan bisa-bisa DPR memeriksa atau katakanlah menyingkirkan Boediono dan Sri Mulyani. Kalau tidak, kita kan tidak ada kedaulatan hukum dan kemerdekaan keadilan,” jelasnya.

Sebelumnya, isu tentang penonaktifan Boediono dan Sri Mulyani semakin menguat. Hal ini agar mempermudah pansus angket Century memeriksa keduanya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…