Kamis, 26 November 2009 10:45 WIB News Share :

Diintimidasi, wartawan laporkan dua jaksa ke polisi

Jakarta–Sejumlah wartawan melaporkan dua jaksa ke Polres Metro Tangerang. Jaksa berinisial RH dan DT tersebut dianggap telah melakukan intimidasi dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap wartawan saat meliput.

“Kami menganggap ini pelecehan terhadap profesi wartawan. Dengan cara membentak, tidak boleh mengambil gambar dan secara paksa mengambil alat peliputan, harusnya mereka sebagai pejabat lebih sopan,” kata salah satu pelapor yang juga wartawan Global Tv, Darussalam, Rabu (25/11).

Darus menjelaskan, dua jaksa tersebut telah membentak dan merampas secara paksa alat peliputan. Padahal, saat itu beberapa wartawan sedang ingin melakukan konfirmasi.

“Kita hanya ingin konfirmasi saja, silakan mau dijawab atau tidak,” ungkap Darus.

Darus menceritakan, awalnya empat wartawan termasuk dirinya hendak mewawancarai salah satu jaksa yaitu RH sebagai Kasipidsus Kejaksaan Negeri Tangerang. Mereka hendak mengkonfirmasi soal dugaan dana mantan Bupati Pandeglang Dimyati Natakusumah yang mengalir ke Kasipidsus.

“Tapi mereka menolak,” terangnya.

Ketika sedang berbincang bersama, RH melihat camera pen (kamera pulpen) yang diselipkan Darus di salah satu kantong kemejanya. Hal ini yang membuat RH langsung marah dan menuduh Darus telah melakukan penyadapan.

“Kita dibentak-bentak, kamera saya diambil paksa,” imbuhnya.

Percekcokan pun tak bisa dihindari. Akhirnya, Darus dibawa ke ruangan Kasidatun. Di sana, ia ditantang untuk membuka kamera tersebut.

“Kita mau dibuka asal teman-teman ambil gambar prosesnya,” tegasnya.

Namun, permintaan tersebut langsung direspon DT selaku Kasidatun. DT lantas ikut membentak para wartawan.

“Tidak boleh ada kamera di ruangan saya, tidak ada!” tutur DT seperti ditirukan Darus.

Kini laporan pengaduan Darus dan ketiga rekannya telah diterima Kepolisian Metro Tangerang. Laporan itu bernopol: LP/K/929/XI/2009/Restro Tangerang.

“Kita minta bantuannya untuk diadvokasi oleh LBH atau apapun,” pungkasnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…