Kamis, 26 November 2009 19:36 WIB News Share :

Bali dipilih sebagai pilot project pariwisata ramah lingkungan

Denpasar–Pariwisata Bali dikenal dunia karena keindahan alam dan kekayaan budaya. Kini, Bali pun diakui dunia karena kearifan lokalnya dalam melestarikan alam.

Berdasarkan hal tersebut, Badan PBB untuk urusan pariwisata atau UNWTO (United Nation World Tourism Organization) memilih pulau dewata ini sebagai proyek percontohan pengembangan pariwisata ramah lingkungan (Green Tourism). Bali dikenal memiliki kearifan lokal dan filosofi untuk menjaga alam yaitu Tri Hita Karana.

“Bali mampu menjaga keseimbangan dan harmoni antara manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan Tuhan,” kata Asisten Sekjen UNWTO Geoffery Lipman di kantor Gubernur Bali, jalan Basuki Rahmat, Denpasar, Kamis (26/11).

Dengan tantangan yang berbeda, Balli akan menghadapi ancaman kerusakan lingkungan. Untuk itulah, perlu aplikasi aktual untuk menjaga BaliĀ  dari kerusakan lingkungan, seperti perubahan iklim.

UNWTO bakal berusaha membantu Bali menghadapi kerusakan lingkungan seperti masalah penggunaan energi alternatif dan konservasi sumber daya alam. Serta membantu untuk mendapatkan dukungan financial dari sejumlah lembaga donor dunia seperti Bank Dunia dan Asia Development Bank.

Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap Bali juga makin dikenal sebagai daerah tujuan wisata yang ramah lingkungan.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja PT. Tirtakencana tatawarna, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…