Kamis, 26 November 2009 12:15 WIB News Share :

Anggota DPR khawatir anggota Pansus hak angket dibajak partai penguasa

Jakarta–Para anggota DPR pengusung hak angket skandal Bank Century khawatir gerakannya gagal menjadi panitia khusus (Pansus) angket yang efektif. Mereka khawatir keanggotaan dan pimpinan panitia angket dibajak partai koalisi pendukung penguasa yang gagal membendung laju dukungan angket Century.

“Kami khawatir adanya gerakan yang sudah mulai terlihat nyata. Ketika upaya mereka partai penguasa membendung hak angket gagal, maka strategi mereka berikutnya adalah, numpang dan membajak kepemimpinan pansus angket,” keluh anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partia Golkar Bambang Susatyo.

Hal ini dikatakan Bambang saat menerima rombongan Kompak dengan pengusul hak angket Century di Ruang Pansus B Gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11).

Menurut Bambang, dengan masuknya Partai Demokrat dalam barisan pendukung hak angket menjadikan partai-partai kecil menjadi terkooptasi. Bisa jadi pansus hak angket Century komposisinya didominasi partai-partai besar yang salah satunya baru mendukung angket belakangan (PD).

“Kalau ini terkooptasi maka bos-bos partai yang masuk. Kalau sampai tirani koalisi ini terjadi, kita akan tergilas juga,” ujar Bambang.

“Dia akan membelokkan kasus ini, yang tadinya kita ingin beberapa pihak yang terlibat dipidana tapi ini akan digeser ke arah hukuman adminisntratif. Paling banter direktur pengawasan bank yang kena,” tutupnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…