Kamis, 26 November 2009 08:32 WIB Sragen Share :

Alokasi anggaran SKPD dipangkas

Sragen (Espos)--Alokasi anggaran di sembilan jenis kegiatan di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang diusulkan di APBD-Perubahan dipangkas sampai Rp 673,85 juta, lantaran mepetnya pelaksanaan anggaran di akhir tahun 2009.

Sejumlah anggaran yang dipangkas bakal dialokasikan dalam APBD 2010. Pemangkasan anggaran yang mencapai setengah miliar rupiah lebih itu terungkap dalam hasil pembahasan dari empat komisi yang ada di DPRD Sragen yang digelar dalam Sidang Paripurna DPRD Sragen, Rabu (25/11), di Ruang Paripurna DPRD Sragen.

Sekretaris Komisi III Darwanti dalam laporannya mengungkapkan, kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan bantaran serta tanggul sungai yang semula dianggarkan Rp 75 juta terpaksa dipangkas, karena mengingat terbatasnya waktu untuk pelaksanaan yang tidak mencukupi. Menurut dia, anggaran tersebut akan diupayakan dalam APBD 2010.

“Terjadinya penggabungan dari dua dinas, yakni Dinas Tata Kota dan Dinas Lingkungan Hidup menjadi Badan Lingkungan Hidup (BLH) memberikan dampak pada efisiensi anggaran yang dikarenakan terjadinya dobel anggaran, maka anggaran tersebut harus direvisi. Anggaran yang dimaksud adalah belanja tidak langsung senilai Rp 420,95 juta dan belanja langsung senilai Rp 86,45 juta,” tegasnya.

Pemangkasan anggaran juga terjadi di Komisi IV DPRD Sragen. Sekretaris Komisi IV DPRD Sragen, Aris Surawan mengungkapkan, program manajemen pelayanan pendidikan yang terdiri atas penyusunan buku data pelatihan pendidikan senilai Rp 10 juta dan sosialisasi wajib belajar pendidikan menengah senilai Rp 20 juta terpaksa dipangkas.

Anggaran senilai Rp 30 juta itu, kata dia, dialihkan untuk kegiatan pengembangan pengurus utama gender (PUG) bidang pendidikan senilai Rp 30 juta, karena sumber dana kegiatan ii berasal dari APBD provinsi.

Sekretaris Komisi I DPRD Sragen, Joko Setiawan menyebut ada efisiensi anggaran senilai Rp 15 juta di Komisi I, karena dipangkasnya tiga kegiatan. Ketiga kegiatan tersebut meliputi pembinaan program pengembangan komunikasi, informasi dan media massa senilai Rp 5 juta, Pengkajian dan pengembangan sistem informasi senilai Rp 5 juta dan pengadaan software geographic information system (GIS) senilai Rp 5 juta.

trh

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…