Rabu, 25 November 2009 20:50 WIB Boyolali Share :

Pilkades di Manggis, partisipasi warga memilih meningkat

Boyolali (Espos)–Jumlah warga yang ikut memilih pada ajang pemilihan kepala desa (Pilkades) di Manggis meningkat 14%-19%. Peningkatan itu jika dibandingkan jumlah pemilih yang menyampaikan suaranya ketika pemilihan legislatif dan pemilihan presiden (Pilpres) beberapa bulan lalu.

Ketua dan sekretaris panitia penyelenggara Pilkades Desa Manggis masing-masing, H Marjito dan Jumari melihat, tingkat kesadaran masyarakat untuk memilih pemimpinnya saat Pilkades semakin meningkat.

“Ruang lingkup yang dipilih pemimpin lokal sehingga masyarakat banyak yang ingin memilih pemimpinnya sendiri. Tingkat ketidakhadiran pada Pilkades Senin kemarin sekitar 11 persen. Padahal waktu pemilihan legislatif kurang lebih 25 persen dan ketika Pilpres 30 persen,” terang Jumari saat ditemui Espos di kantornya, Rabu (25/11).

Menurut Jumari, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sewaktu Pilkades yaitu 4.444 pemilih dan yang menggunakan hak pilih sebanyak 3.737 orang. Adapun yang tidak hadir yakni 707 orang.

Lebih lanjut, Jumari menuturkan, berdasarkan pelaksanaan Pilkades, diperoleh hasil Suranta dengan nomor urut 1 mengantongi 58 suara, pada nomor urut 2, Tatik Anggraeni mendapat 1.887 suara dan Singgih Usman Fuadi dengan nomor 3 meraih 1.731 suara. Adapun suara tidak sah sebanyak 61.

“Warga yang tidak memilih yaitu kebanyakan mereka yang boro atau berada di luar kota,” kata Jumari.

nad

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…