Rabu, 25 November 2009 20:33 WIB Klaten Share :

Bayi baru lahir dibuang di teras rumah

Kulitnya memerah, dengan mata yang terpejam, bayi itu menggeliat dengan lucunya. Hingga Rabu (25/11), bayi itu masih dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Soeradji Tirtonegoro. Tak ada yang menduga, bila bayi berjenis kelamin laki-laki itu dirawat dengan status tanpa orangtua.

Bayi itu memang tidak diketahui orangtua kandungnya. Sosok tubuh mungilnya, kali pertama ditemukan oleh pasangan suami istri Budiarto,40, warga Dukuh Lusah, Desa Prawatan, Jogonalan, Klaten, Minggu (22/11) malam. Saat itu, keduanya secara tak sengaja menemukan bayi tersebut di teras rumahnya.

Budianto, kala itu berniat menutup jendela lantai atas. Saat dia melongok ke bawah, dia mendapati onggokan kain di teras rumah.
Sang istri, Sri Suwarsini, 40, juga melongok ke bawah. Suasana yang gelap membuat keduanya menaruh curiga, dengan keberadaan onggokan itu.

“Saya kira orang gila. Lantas saya minta suami
untuk menyorot lokasi dengan senter,” kata Sri kepada wartawan di kediamannya.

Kaget bukan kepalang, ketika mereka mengetahui dengan jelas, sosok yang tengah terdampar di teras rumahnya itu adalah sesosok bayi mungil. Sri pun lantas menelepon warga setempat. Saat ditemukan, bayi terselimuti dengan kondisi kedinginan. “Tak ada botol (susu) di sana,”
jelas Sri.

Bayi dengan berat 3,3 kilogram (kg) dan panjang 48 cm itu diduga sengaja dibuang oleh orangtua. Entah oleh ayah atau ibu sang bayi.
Salah seorang perawat di bangsal anak RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, Endang Handayani mengatakan, kali pertama bayi dibawa ke Rumah Sakit (RS) dengan suhu tubuh yang cukup rendah. Sang bayi tampak kedinginan.

“Tapi sekarang setelah dirawat sudah sehat,” jelasnya.

Polisi, masih menyelidiki kasus pembuangan bayi ini.

haa

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…