Rabu, 25 November 2009 21:30 WIB Sragen Share :

60% Hewan kurban tak penuhi syarat


Sragen (Espos)–
Sekitar 60% sapi dan kambing di Pasar Hewan Nglangon tidak memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban, karena umurnya di bawah standar persyaratan yang ditentukan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Sragen.

Persentase hewan tidak layak untuk hewan kurban itu diketahui setelah sebanyak lima orang pegawai Disnakkan Kabupaten Sragen melakukan pengawasan langsung dalam kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Hewan Nglangon dan sejumlah tempat penampungan hewan kurban, Rabu (25/11).

Dalam pengawasan langsung yang dipimpin Kabid Kesehatan Hewan Suhudi, petugas juga menemukan seekor kambing yang terkena penyakit gudik (scabies) di tempat penampungan hewan kurban dan Dukuh Krapyak. Sebagai antisipasi penyakit hewan kurban, petugas Disnakan itu sempat memberikan sosialisasi secara langsung kepada pemilik tampungan hewan kurban dan penjual hewan di Pasar Hewan Ngalon.

Petugas Kesehatan Hewan Pasar Hewan Nglangon, Widodo saat ditemui Espos, di sela-sela pengawasan hewan, mengatakan, setiap hewan yang masuk Pasar Hewan harus sebagian besar sehat semua, karena ada pengecekan kesehatan hewan. Pengecakan dilakukan dengan cara melihat langsung kondisi hewan, seperti sapi dan kambing.

Kabid Keswan Disnakan, Suhudi menambahkan, sekitar 60%  hewan di Pasar Hewan Nglangon tidak memenuhi persyaratan untuk dijadikan hewan kurban, karena faktor umur yang belum mencukupi.

trh

lowongan pekerjaan
Juara Karakter Indonesia, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…