Selasa, 24 November 2009 10:03 WIB News Share :

Polri belum tentukan sikap soal putusan SBY

Jakarta–Presiden SBY sudah meminta agar persoalan Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah tidak sampai dibawa ke pengadilan. Mabes Polri belum juga dapat menentukan sikapnya terkait pernyataan SBY tersebut.

Terkait berkas Bibit yang masih berada di Polri, Kadiv Humas Irjen Pol Nanan Soekarna menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik. “Sangat tergantung kepada pertimbangan penyidik apakah harus dihentikan atau dikembalikan ke jaksa PU,” kata Nanan melalui pesan singkatnya, Senin (23/11).

Menurut Nanan, soal dihentikan atau tidak perkara Bibit, itu harus berdasarkan penyidik yang menanganinya. “Keputusannya harus bukan karena intervensi kapolri namun melihat hasil pertimbangan penyidiknya yang harus independen dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” jelas mantan Kapolda Sumut ini.

Sedangkan untuk kasus Chandra, Nanan menyerahkan kepada Kejagung. Seperti yang diketahui, berkas Chandra sudah diserahkan kepada Kejaksaan.

Presiden SBY telah menyampaikan pengumuman sikap atas kasus Bank Century dan Bibit-Chandra sekitar 20 menit. Ada satu kejelasan yang disampaikan SBY yakni polisi dan jaksa tidak melanjutkan kasus Bibit-Chandra.

“Oleh karena itu, solusi dan opsi lain yang lebih baik yang dapat ditempuh adalah pihak kepolisian dan kejaksaan tidak membawa kasus ini ke pengadilan dengan tetap mempertimbangkan azas keadilan, namun perlu segera dilakukan tindakan-tindakan korektif dan perbaikan terhadap ketiga lembaga penting itu, yaitu Polri, Kejaksaan Agung dan KPK,” kata SBY saat itu di Istana Negara, Senin (23/11) malam.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Krisis Kepribadian

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (19/7/2017). Esai ini karya Indra Tranggono, pengamat budaya yang tinggal di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah indra.tranggono23@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Manusia harus menjadi majikan (penguasa) atas hawa nafsunya. Artinya ia berdaulat…