Selasa, 24 November 2009 17:45 WIB Solo Share :

Gerak demo tuntut penuntasan kasus Century


Solo (Espos)–
Belasan orang dari berbagai elemen masyarakat dan kemahasiswaan di Solo yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak), melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran Gladak, Solo, Selasa (24/11) siang.

Aksi yang berlangsung damai tersebut menyerukan pengusutan secara tuntas kasus Bank Century, reformasi institusi penegak hukum, pertanggung jawaban kasus Bank Century oleh Sri Mulyani Indrawati dan Ir Boediono, serta seret Anggodo Widjoyo ke pengadilan.

Sejumlah elemen pengunjuk rasa yaitu PMKRI, BEM Universitas Kristen Surakarta, Laskar Mahasiswa Pembebasan, BEM Stainus, LPH Yaphi, GMKI, serta Lawan. Berdasar pantauan Espos, aksi dimulai sekitar pukul 10.30 WIB, dengan orasi politik dari beberapa tokoh pengunjuk rasa seperti tokoh masyarakat Kecamatan Pasar Kliwon, HM Sungkar.

Dalam orasinya, Sungkar menyampaikan, terdapat 38 nasabah Bank Century asal Solo dengan nominal tabungan Rp 40 miliar. Mereka menuntut pengembalian dana. Para nasabah itu berencana mengajukan gugatan kepada Bank Century melalui Badan Penyelesaian Sengketa.

Dia menyayangkan sikap dan mempertanyakan pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenai polemik yang melibatkan Kejaksaan Agung, Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pidato presiden pada Senin (23/11) malam dinilai tidak jelas alias mengambang. Senada, Koordinator aksi unjuk rasa, Winarso, menilai pernyataan presiden mengambang utamanya mengenai kasus Bank Century.

kur

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…