Selasa, 24 November 2009 21:46 WIB Sukoharjo Share :

Enam orang lolos seleksi Panwaskab


Sukoharjo (Espos)–
Sebanyak enam orang dinyatakan lulus dalam seleksi tertulis panitia pengawas kabupaten (Panwaskab) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa waktu lalu.

Keenam nama tersebut selanjutnya dikirim KPU kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk diseleksi lebih lanjut. KPU menjelaskan, dari tujuh orang yang mendaftar sebagai Panwaskab, hanya satu orang yang tidak lolos sementara enam orang lainnya dinyatakan berhasil.

Setelah enam nama diserahkan kepada Bawaslu, nama-nama tersebut selanjutnya akan diseleksi lagi sampai menjadi tiga nama untuk dilantik sebagai Panwaskab pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) 2010 mendatang.

Divisi Sosialisasi Pendaftaran Pemilih Data Informasi dan Hukum, Yulianto Sudrajat menjelaskan, Senin (23/11) pihaknya telah mengirim enam nama calon Panwaskab kepada Bawaslu. “Kami berharap, hasil seleksi Bawaslu bisa kami terima pada Desember mendatang,” jelasnya ketika dijumpai Espos di ruang kerjanya, Selasa (24/11).

Apabila hasil seleksi Bawaslu bisa diterima pada Desember, Drajat sapaan akrabnya menjelaskan, Panwaskab bisa bekerja sebelum tahapan Pilkada dimulai. Dengan begitu, mereka bisa ikut membantu memantau mulai dari pendaftaran pemilih sampai pada tahapan-tahapan yang lain.

Untuk Panwas kecamatan (Panwascam), Drajat menambahkan, KPU juga sudah menerbitkan hasil seleksi tertulis yang digelar pada pekan lalu.

“Dari total 64 orang yang mendaftar Panwascam, saat ini yang lolos seleksi sebanyak 57 orang,” jelasnya. Ke-57 orang nantinya, sambung Drajat akan diberikan kepada Panwaskab sudah terbentuk untuk diseleksi lebih lanjut.

aps

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…