Senin, 23 November 2009 16:16 WIB Sport Share :

Polling
Prancis tidak pantas ke Piala Dunia

Paris–Kebanyakan orang Prancis merasa tim sepak bola mereka tidak pantas mengikuti babak final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan tidak perlu membuktikan Thierry Henry melakukan “handball” untuk menolong timnya mendapatkan tempat di final, demikian hasil pengumpulan pendapat (polling) yang diumumkan, Senin (23/11). 

Henry sudah jelas memegang bola ketika membangun serangan untuk menciptakan gol pertama pada playoff kedua melawan Irlandia pekan lalu, sehingga Prancis mendapatkan tempat di babak final tahun depan.

Namun pengumpulan pendapat yang dilakukan OpinionWay bagi pemirsa televisi Prancis menyebutkan, sebanyak 81 persen orang Prancis menyatakan tim mereka tidak pantas ke Afrika Selatan, karena penampilan mereka yang tidak terpuji pada babak penyisihan itu. Sebanyak 88 persen mengatakan Henry sudah bersalah menggunakan tangannya sebelum mengoper bola sehingga terjadi gol penentu kemenangan itu. 

Kemenangan tim itu mendominasi pemberitaan media nasional Prancis dalam lima hari ini dan umumnya mempertahankan tentang kejujuran permainan (fair play) dalam olah raga. Henry, yang banyak dipersalahkan termasuk dalam internet, mengatakan ia tidak berusaha melakukan penipuan dan ia bersedia diadakan pertandingan ulang melawan Irlandia. 

Badan sepak bola internasional FIFA menyatakan hasil pertandingan itu sudah memastikan Prancis yang berhak maju ke putaran final Piala Dunia.  OpinionWay melakukan penelitian dengan mewawancarai 1.003 responden pada 20-21 November 2009.        
Ant/tya

lowongan kerja
lowongan kerja SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Membumikan Politik Profetik

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (17/7/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id.  Solopos.com, SOLO–Saya tidak bermaksud berutopia bila dalam esai ini mewacanakan kembali politik profetik. Dalam ranah wacana, politik profetik…