Senin, 23 November 2009 20:29 WIB Solo Share :

Pendaftaran penghuni Rusunawa Semanggi dibuka


Solo (Espos)–
Unit Pengelola Teknis Daerah (UPTD) Rumah Sewa membuka pendaftaran bagi calon penghuni Rumah susun sewa (Rusunawa) Semanggi, mulai Senin (23/11), hingga dua pekan ke depan.

Pengelola akan menerapkan model penilaian atas dasar poin untuk menyeleksi 200 keluarga yang bisa menghuni Rusunawa tersebut.

Kepala UPTD Rumah Sewa, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo, Toto Jayanto mengatakan warga Solo yang berniat menjadi penghuni Rusunawa diminta mendaftar langsung ke UPTD Rumah Sewa, di kompleks Kantor DPU Solo selama dua pekan masa pendaftaran. Pendaftar akan diseleksi berdasarkan pertimbangan penghasilan, jumlah keluarga, mata pencaharian dan kesungguhan dalam memenuhi syarat-syarat.

“Pendaftaran kami buka selama dua pekan, dari Senin (23/11) hingga Jumat (4/12) mendatang. Berapa pun jumlah pendaftar nanti akan kami terapkan sistem seleksi berdasarkan pertimbangan jumlah keluarga, mata pencaharian dan penghasilan keluarga bersangkutan,” ungkap Toto, saat ditemui Espos, di kantor setempat, Senin (23/11).

Hingga saat ini, kendati baru membuka pendaftaran secara resmi, jumlah warga Solo yang berniat menjadi penghuni Rusunawa Semanggi sudah mencapai 200 orang. Sebagian dari mereka awalnya mendaftarkan diri untuk menjadi penghuni Rusunawa Begalon. Namun, lantaran kuota penuh, mereka diarahkan ke Rusunawa Semanggi.

Untuk mendaftarkan diri, warga harus menyerahkan foto kopi kartu tanda penduduk (KTP) suami dan istri, kartu keluarga (KK), surat nikah, keterangan penghasilan, surat keterangan belum memiliki rumah dan pasfoto.

tsa

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…