Senin, 23 November 2009 21:55 WIB Pendidikan Share :

Desember, pembangunan fisik ditarget 100% selesai


Solo (Espos)–
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo menargetkan pembangunan fisik yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK) selesai 100%. Terkait persoalan IMB hal itu diselesaikan intern sekolah dan pemilik tanah.

Menurut Kabid Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini, Disdikpora Solo, Joni Hari Sumantri, adanya persyaratan seperti penyertaan lampiran persetujuan izin mendirikan bangunan (IMB) atau memperbaiki bangunan dari pemilik tanah, hal itu merupakan salah satu upaya untuk tertib administrasi.

Dia mengatakan, dengan dilakukan persyaratan tersebut pihaknya dapat menghitung berapa aset yang dimiliki pemerintah. “Persyaratan itu harus dipenuhi sebelum mencairkan dana DAK, itu merupakan salah satu upaya untuk mendata aset,” jelas dia ketika dijumpai Espos, Senin (23/11).

Dia mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan yang masuk mengenai kendala yang dihadapi pihak sekolah terkait pemenuhan persyaratan tersebut, meskipun beberapa sekolah status kepemilikan tanahnya bukan milik pemerintah kota (Pemkot).

Ada bangunan sekolah yang didirikan di atas tanah Keraton Solo dan Departemen Pertahanan dan Keamanan. Menurutnya, hal tersebut dinilai bukan kendala, lantaran sekolah dapat menyelesaikan izin terhadap pihak pemilik tanah secara intern.

“Tidak ada laporan dan itu artinya tidak ada kendala untuk memenuhi persyaratan tersebut,” papar dia.

Lebih lanjut dia mengatakan,  ada 122 sekolah yang mendapatkan DAK, penyelesaian pembangunan fisik tersebut ditargetkan dapat 100% hingga bulan Desember mendatang. Menurutnya, berdasarkan pemantauan tidak ada permasalahan mengenai pembangunan fisik karena setiap sekolah telah memiliki prioritas pembangunan. “Saya optimistis 100% pembangunan fisik dapat selesai,” jelasnya.

das

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…