Senin, 23 November 2009 20:04 WIB Sport Share :

2 Pemain asing Persis dipulangkan

Solo (Espos)–Sebanyak dua pemain asing Persis Solo, masing-masing Charles Uchena dan Alberto Paredes resmi dipulangkan, setelah Persis resmi akan memberdayakan pemain lokal.

Karena itu pada latihan Senin (23/11) sore kedua pemain itu sudah tak terlihat berlatih bersama pemain lainnya. “Tadi (Senin) pagi Paredes masih ikut berlatih bersama dengan pemain lainnya. Tetapi sore ini sudah tidak kelihatan, mungkin sudah ada pembicaraan dengan pengurus tentang dipakai tidaknya,” ujar Pelatih Persis, Abdul Hafid Djamado ketika ditemui seusai latihan di Stadion Manahan, Solo.

Sebetulnya, papar dia, keberadaan dua pemain asing itu sangat dibutuhkannya, guna menunjang performa skuatnya. Namun karena pengurus memutuskan memulangkan mereka, pihaknya akan memaksimalkan pemain yang ada.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan Uchena yang pernah merumput di Perseman Manokwari hengkang dari mes Minggu (22/11). Sedangkan Paredes yang pernah merumput di Persiku Kudus menyusul Senin sore.

“Karena tidak ada deal, maka saya harus pulang. Sebenarnya Kitas (Kartu Izin Tinggal Sementara) saya masih berlaku, tetapi apa boleh buat,” ujar Paredes singkat ketika ditemui di mes Persis.

Secara terpisah Sekretaris Umum PSSI Pengcab Solo, Ruhban Ruzziyatno membenarkan pemulangan kedua pemain itu. Pihaknya mengaku tak mau mengambil risiko dengan tetap merekrut kedua pemain ini. Sebab, katanya, Kitas Uchena telah habis masa berlakunya dan sampai kemarin belum diperpanjang. Sedangkan Kitas Paredes meski masih berlaku, namun akan habis sekitar Desember mendatang.
ian

lowongan pekerjaan
dr. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…