Minggu, 22 November 2009 17:46 WIB News Share :

Seruan agar Kapolri dicopot makin kuat

Jakarta–Tim 8 telah menyampaikan rekomendasi terhadap Presiden SBY guna menyikapi kisruh KPK dan Polri. Satu langkah yang perlu dilakukan SBY untuk menyelesaikan kemelut tersebut adalah dengan mencopot Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD).

“Langkah yang harus diambil presiden adalah mencopot Kapolri untuk menyelesaikan semua permasalahannya,” kata Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho kepada wartawan di kantornya, Jl Kalibata IV D No 6, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (22/11).

Hal senada juga diungkapkan oleh Dosen PTIK, Bambang Widodo Umar. Menurut Bambang, dengan dicopotnya Kapolri, setidaknya hal itu akan memberikan kesejukan bagi masyarakat.

“Dilihat dari kepemimpinan dalam situasi gonjang-ganjing seperti ini, sepatutnya dicopot. Setidaknya hal ini akan memberikan kesejukan bagi masyarakat,” kata Bambang.

Kapolri mendatang, menurut Bambang, harus memiliki loyalitas yang tinggi. Dan yang terpenting, lanjut Bambang, Kapolri harus bersih dari makelar kasus (markus).

“Jangan pilih Kapolri yang berteman dengan markus, prestasi harus menonjol dan loyalitas tinggi,” jelas Bambang.

Tindakan lain yang harus diambil presiden, lanjut Emerson, adalah dengan membentuk tim untuk mengkaji dan mengevaluasi kinerja Polri. Emerson juga berharap agar presiden bisa bekerja cepat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Jangan lamban kayak keong atau siput,” tegas Emerson.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…