Minggu, 22 November 2009 16:45 WIB News Share :

ICW pesimis Presiden laksanakan rekomendasi Tim 8

Jakarta–Presiden SBY akan menyikapi rekomendasi Tim 8 Senin (23/11) besok. Namun, Indonesia Corruption Watch (ICW) sudah bisa menebak arah kebijakan SBY. Rekomendasi tidak akan dilaksanakan.

“Saya kira penghentian kasus Chandra-Bibit tidak akan dilakukan oleh presiden. Kita khawatir presiden tidak akan memuaskan,” jelas Koordinator ICW, Emerson Yuntho kepada wartawan di kantornya, Jl Kalibata Timur IV D No 6, Kalibata, Jaksel, Minggu (22/11).

Emerson menilai presiden masih setengah hati dan tidak akan punya keberanian untuk menghentikan kasus Chandra dan Bibit. “Dia cenderung berlindung ‘kita serahkan ke proses hukum’,” ungkapnya.

Beberapa hari lalu, pascakeluarnya rekomendasi Tim 8, presiden sempat mengatakan agar dia tidak dipaksa untuk melakukan hal-hal yang bukan kewenangannya. Hal itu justru suatu indikasi bahwa rekomendasi Tim 8 tidak akan dijalankan oleh presiden.

“Presiden nantinya cenderung melakukan yang bersifat umum contohnya mafia hukum,” tegasnya.

Hal itu juga, lanjutnya, malah menjadikan presiden tidak jelas posisinya dalam penyelesaian kisruh KPK dan Polri. Emerson mengkhawatirkan, presiden justru menjadi bagian untuk melemahan KPK.

“Kita khawatir, apa presiden jadi bagian pelemahan atau penguatan KPK?,” tandasnya.

 

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…