Sabtu, 21 November 2009 20:05 WIB Solo Share :

Talut jembatan TSTJ longsor

Solo (Espos)–Jembatan di dalam Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) yang menjadi satu-satunya akses menuju kebun binatang terancam putus. Persoalannya, talut di sisi jembatan tersebut longsor hingga membuat sebagian badan jalan longsor ke bawah dan membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan Espos di lokasi, Sabtu (21/11), kondisi talut sungai yang menghubungkan dengan Sungai Bengawan Solo tersebut sudah banyak yang longsor. Tepat di sisi timur jembatan juga longsor hingga membuat pagar jembatan tak lagi berpijak pada tanah. Saat ini, sebagian jalan yang longsor ke dalam terpaksa dipagari bambu untuk memberi pengamanan bagi pengguna jalan agar tak terperosok ke dalam.

Menurut kesaksian para pedagang di TSTJ, longsornya talut di bawah jembatan tersebut terjadi Jumat (20/11) malam ketika hujan menggguyur. Diprediksikan, longsoran di sekitar badan jalan dan talut sungai akan terus bertambah lantaran kondisi tanah dan bangunan talut yang sudah hancur di sana-sini.

“Yang membahayakan itu, jika talut di bawah jembatan terus longsor. Karena akan membuat jalan putus. Saat ini saja, sejumlah talut di sekitar jembatan sudah banyak yang longsor. Padahal, ini sudah musim hujan,” jelas salah satu pedagang, Ny Erna.

Sebulan sebelumnya , kata Erna, talut di sisi utara jembatan juga longsor. Setahun sebelumnya lagi, ketika banjir dari Sungai Bengawan Solo, lanjutnya, sebagian talut di utara jembatan juga longsor.

Karyawan TSTJ bagian promosi, Trini Utari menambahkan, fungsi jembatan tersebut selama ini sangat vital dalam menghubungkan para pengunjung untuk menuju kebun binatang. Di musim-musim hujan, ketika air dari Sungai Bengawan Solo meluap, maka sungai di bawah jembatan TSTJ juga pasti meluap.

asa

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…