Sabtu, 21 November 2009 20:50 WIB News Share :

Soal rekomendasi Tim 8, Pejabat Polri dan Kejagung bungkam

Jakarta–Tanggapan Jaksa Agung dan Kapolri soal rekomendasi Tim 8 masih tertutup rapat. Pejabat Kejagung dan Mabes Polri tidak mau buka suara.

Kapuspenkum Kejagung Didiek Darmanto mengaku tidak tahu menahu soal rekomendasi ini. “Saya kurang tahu itu,” ujar Didiek Darmanto, Sabtu (21/11).

Didiek mengaku Jaksa Agung Hendarman Supandji telah menyerahkan laporan pada Presiden SBY. Namun, Didiek mengaku tidak tahu menahu teknis penyerahan. “Saya kurang tahu penyerahannya bagaimana. Pak Jaksa Agung cuma bilang sudah saya serahkan,” jelasnya.

Kejagung pun mengaku belum mengambil sikap apa pun atas rekomendasi Tim 8. Didiek membantah kabar adanya rencana deponering pada kasus Bibit-Chandra.
“Siapa bilang, tidak ada itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Mabes Polri pun masih menutup rapat-rapat tanggapan mereka soal rekomendasi tim 8. Mereka enggan menjelaskan apa isi tanggapan tersebut.

“Karena sifatnya tertutup, kami tidak bisa memberikan poin-poinnya. Kami tidak bisa membocorkan,” ujar Wakadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Sulistyo Ishak, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…