Sabtu, 21 November 2009 13:27 WIB Internasional Share :

Dilanda banjir, ratusan warga Cumbria-Inggris ngungsi

Inggris–Lebih dari 500 orang di daerah Cumbria Inggris terpaksa mengungsi ke tempat-tempat pengungsian, karena rumah mereka mengalami kebanjiran.

Menurut lembaga MeteoGroup, hujan yang terjadi di Inggris telah mencapai level tertinggi dalam sejarah, sejak 1727. Ketinggian genangan air, kini memang telah menurun, namun hujan 20-30 mm diperkirakan bakal kembali menghajar Inggris pada Sabtu siang waktu setempat.

Sementara Environment Agency mengatakan bahwa curah hujan di daerah Seathwite Farm, tercatat mencapai 314 mm dalam 24 jam, jauh melebihi curah hujan yang dialami di Martinstown Dorset, saat terjadi hujan lebat di Inggris pada 1955.

Akibat hujan lebat itu, sekitar 1100 bangunan rumah dan gedung di Cumbria kebanjiran. Tim penyelamat juga telah menyelamatkan sekitar 300 orang di Cockermouth, salah satu kota yang terparah, yang beberapa areanya terendam air hingga 2,5 meter.

Bahkan seorang polisi bernama Bill Barker, meninggal akibat tersapu banjir saat menolong seorang pengendara motor ketika jembatan A597 Workington ambruk karena derasnya arus sungai.

Bill Barker, yang seharusnya merayakan ulang tahunnya yang ke-45 pada hari Sabtu ini, telah 25 tahun mengabdi di kepolisian. Mayatnya ditemukan beberapa jam setelah pencarian. Keberanian Bill yang gugur dalam upaya penyelamatan nyawa orang lain mendapat penghormatan dari Perdana Menteri Gordon Brown.

“Dia adalah seorang yang sangat heroik dan berani. Kita berhutang penghargaan kepada atas layanan yang ia berikan kepada masyarakat,” kata Gordon, dikutip dari BBC.

Menurut situs TimesOnline, menyusul musibah ini, Association of British Insurers memperkirakan akan ada sekitar 500 hingga 1000 klaim asuransi, baik dari klien domestik maupun bisnis.

Artinya, diperkirakan akan ada pembayaran asuransi sebesar GBP 50 juta-100 juta atau sekitar Rp 777 miliar – Rp 1,5 triliun.

isw

Lowongan Pekerjaan
Sales Lapangan FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
”Despacito” dan Nasib Lagu Sejenis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Damar Sri Prakoso, Program Director Radio Solopos FM. Alamat e-mail penulis adalah damar.prakoso@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah melarang pemutaran lagu Despacito di lembaga penyiaran publik…