Jumat, 20 November 2009 19:40 WIB News Share :

Pertamina segera punya pejabat baru

Jakarta–Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang menyiapkan sejumlah nama untuk menjabat sebagai pimpinan di PT Pertamina. Mereka akan mengisi sejumlah posisi direksi dan komisaris yang kosong.

Menurut Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, saat ini pihaknya telah mengantongi nama-nama calon yang bakal mengisis kekosongan direksi dan dewan komisaris di tubuh perusahaan plat merah tersebut.

“Hampir selesai, tapi tidak bisa saya sebutkan, karena masih digodok, mungkin minggu depan sudah keliatan arahnya,” ujarnya di kantornya Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (20/11).

Saat ini, pihaknya masih menggodok sambil melakukan penyaringan calon-calon tersebut. Setelah matang, rencana tersebut akan diserahkan kepada Tim Penilai Akhir (TPA) untuk diminta persetujuan.

“Nanti kita sampaikan ke TPA,” tambahnya.

Posisi yang nanti akan diisi antara lain, Komisaris Utama, Komisaris, Direktur Hulu dan Direktur SDM. Seperti diketahui sebelumnnya, posisi tersebut telah ditinggalkan pejabat sebelumnya karena mendapat posisi lain.

Komisaris Utama Pertamina Sutanto, telah terpilih sebagai Kepala Badan Intelejin Nasional (BIN), sementara Komisaris Tumpak Haturangan Panggabean dipercaya untuk menjadi pelaksana tugas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sedangkan Posisi Direktur Hulu perseroan saat ini masih dirangkap oleh Direktur Utama Karen Agustiawan, sementara posisi Direktur SDM Pertamina yang semula dijabat Waluyo masih kosong setelah yang bersangkutan menjadi anggota KPK.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…