Jumat, 20 November 2009 19:12 WIB News Share :

Perampok beraksi di rumah pengusaha, pembantu tewas dibantai

Grobogan (Espos)–Aksi perampokan sadis terjadi di rumah, Sudarmo, 55, pengusaha bengkel sekaligus penjual motor bekas, warga Desa Kandangan, Kecamatan Purwodadi. Pelaku sempat membantai seorang pembantu sebelum akhirnya membawa kabur emas kurang lebih satu ons, senilai Rp 240 juta dan uang tunai Rp 5 juta serta surat berharga.

Pembantu korban, Siti Sulasminah, 40, yang saat kejadian sendiri di rumah korban, akhirnya tewas Jumat dini hari (20/11), di RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi akibat luka cukup parah di bagian wajah dan kepala bagian belakang.  Guna mengungkap kasus perampokan ini, tim identifikasi dari Polres Grobogan dipimpin Kaur Bin Ops Satreskrim, Iptu Sarjoko, Jumat (20/11), melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan memeriksa sidik jari yang ada di TKP.

Ketika ditemukan, Sulasminah masih hidup, dan langsung dilarikan ke RS Yakkum Purwodadi. Tetapi akibat luka yang cukup parah di kepala bagian belakangnya, korban akhirnya meninggal.
Ada dugaan, Sulasminah diminta menunjukan kamar majikan dan tempat brangkas serta barang berharga lainya.

Pelaku kemudian menguras isi brangkas dan menyikat emas sekitar satu ons serta mengambil uang Rp 5 juta di kamar Thiarini. Setelah itu, pelaku membantai korban dengan menghajar kepala dan wajah, diduga menggunakan benda tumpul.

Kapolres Grobogan AKBP Eko Wahyudi Krisgiono SIK melalui Kasatreskrim AKP I Nyoman Widiana membenarkan adanya aksi perampokan tersebut dan saat ini polisi masih melakukan penyelidikan.
“Kita masih menyelidiki kasus ini dengan melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi,” tegasnya.
rif

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…